
Assalamualaikum wr.wb
Puji syukur kepada Alloh SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan anugerahNya sehingga kami keluarga besar SMK Negeri 8 Surakarta dapat menerbitkan website sekolah. Tujuan diterbitkannya website sekolah yakni untuk menjawab akan setiap kebutuhan informasi dengan memanfaatkan sarana teknologi informasi yang ada. Kami sadar sepenuhnya dalam rangka memajukan pendidikan di era berkembangnya Teknologi Informasi yang begitu pesat, sangat diperlukan berbagai sarana prasarana yang kondusif, kebutuhan berbagai informasi siswa, guru, orangtua maupun masyarakat, sehingga kami berusaha mewujudkan hal tersebut semaksimal mungkin. Semoga dengan adanya website ini dapat membantu dan bermanfaat, terutama informasi yang berhubungan dengan pendidikan, ilmu pengetahuan dan informasi seputar SMK Negeri 8 Surakarta besar harapan kami, sarana ini dapat memberi manfaat bagi semua pihak yang ada dilingkup pendidikan dan pemerhati pendidikan secara khusus bagi SMK Negeri 8 Surakarta akhirnya kami mengharapkan masukan dari berbagai pihak untuk website sekolah agar kami terus belajar dan memperbarui diri, sehingga tampilan, isi dan mutu website akan terus berkembang dan lebih baik. Terima kasih atas kerjasamanya, maju terus untuk mencapai SMK Negeri 8 Surakarta yang lebih baik lagi.
Wassalamu’alaikum wr.wb.

Telah SAH! Pak Gibran Terjun Langsung Bagi-Bagi Sepatu di Solo SMK N 8 Surakarta kedatangan…
Read More
Telah SAH! Pak Gibran Terjun Langsung Bagi-Bagi Sepatu di Solo SMK N 8 Surakarta kedatangan…
Read More
SIAPKAN DIRI CUKUPKAN MATERI IKUTI DENGAN SEGENAP HATI SMK N 8 Surakarta menyapa Awal Maret…
Read More
PEKAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN SMK Negeri 8 SURAKARTA Verifikasi Perangkat dan Pedoman Penilaian bersama Pengawas…
Read More
PEKAN UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN Senin, 26 Februari 2024 Jurusan Multimedia yang ada di SMK Negeri…
Read More
Pada zaman sebelum revolusi, KGPA Mangkunegara VII dan GPH Hadiwidjojo menanggapi sebuah buku tentang “ Tari Kamboja “ yang ditulis oleh salah seorang Pangeran dari Negeri Kamboja. KGPAA Mangkunegara VII mengatakan bahwa bangsa Belanda tidak mampu menulis kesenian Jawa sedetail yang ditulis Pangeran dari Kamboja itu, Beliau berpendapat bahwa Indonesia perlu adanya konservatori yaitu sekolah yang program pengajarannya menitikberatkan pada kesenian jawa. Selain itu sistem pembelajaran karawitan yang ada di masyarakat belum menggunakan sistem yang sempurna. Karena jumlah tenaga ahli karawitan yang tinggi tingkatannya belum begitu banyak.